Reposisi NGO’s (LSM) sebagai Knowledge Management

Siang itu, saya terlibat diskusi dengan salah seorang direktur LSM lingkungan di Lampung ketika akan berkoordinasi mengenai penjualan produk NTFP wilayah dampingannya. Ujarnya begini, "Silahkan langsung berhubungan (berkomunikasi) dengan kelompok tani yang sudah berhasil mengelola unit bisnis tersebut karena mereka sudah lebih pandai dari pendampingnya. Kami, LSM, mencari kegiatan lain yang berbeda lahan dengan kelompok…Read more Reposisi NGO’s (LSM) sebagai Knowledge Management

Peluang Kaderisasi Pada NGO’s

Akhir-akhir ini, kalangan NGO's di Lampung mulai mengeluhkan minimnya kader penerus untuk keberlanjutan organisasi. Untuk mendidik menjadi seorang aktifis gerakan, selama ini para NGO's mengandalkan insting dan berbekal pengalaman langsung dari tahun ke tahun, kebanyakkan juga terstruktur (knowledge management) sehingga proses regenerasi lambat. Training Community Organizer (CO) yang berkala diyakini bakal dapat menjaring aktivis muda…Read more Peluang Kaderisasi Pada NGO’s

Kemitraan Perusahaan Swasta Dengan Petani

Ada catatan menarik tentang ketertarikan petani memilih jenis tanaman pertanian/perkebunan/kehutanan sebagai pilihan komoditi unggulannya. Patut disimak situasi berikut: Mengapa perusahaan perkebunan kelapa sawit di Lampung Barat tidak mampu mendorong minat masyarakat Krui menanam sawit sebagaimana di Propinsi Riau dan Jambi? Mengapa perusahaan perkebunan tebu di Lampung Tengah dan Tulang Bawang juga tidak mampu menarik minat…Read more Kemitraan Perusahaan Swasta Dengan Petani

Idealisme Seorang Pengorganisir Rakyat

"Saya bekerja mengorganisir rakyat dengan perbekalan sendiri dan biaya hidup sendiri tanpa bergantung pada donor atau orang lain. Saya mendedikasikan waktu saya untuk rakyat, itung-itung sebagai infak atau derma yang mesti saya keluarkan..." Saat ini, penulis sering berhubungan kelompok pengorganisir rakyat seperti di atas. Ada yang berpredikat sebagai mantan LSM, mantan pencinta alam, mantan aktifis…Read more Idealisme Seorang Pengorganisir Rakyat

Urgensi Kolaburasi Pengelolaan Tahura Wan Abdul Rachman

Mengapa kolaborasi pengelolaan suatu kebutuhan di Tahura Wan Abdul Rachman?Mengapa kolaborasi pengelolaan suatu kebutuhan di Tahura Wan Abdul Rachman? Kemajemukan konflik dan ancaman kerusakan hutan yang lebih parah, tantangan yang harus diatasi, dan kebutuhan yang harus dipenuhi merefleksikan bahwa pengelolaan Tahura Wan Abdul Rachman membutuhkan alternatif model pengelolaan taman hutan raya yang berbeda. Perbedaan ini…Read more Urgensi Kolaburasi Pengelolaan Tahura Wan Abdul Rachman

Kondisi Ekologi, Ekonomi dan Sosial Wilayah Kelola SHK Lestari di Tahura Wan Abdul Rachman

Kelompok Sistem Hutan Kerakyatan (SHK) Lestari telah menghasilkan  dokumen hasil kajian ekologi, ekonomi dan komunitas (sosial) petani pada di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman, Lampung tahun 2010. Kesimpulan menarik yang diperoleh yakni bahwa jika petani pemanfaat hanya pengandalkan produksi hasil hutan bukan kayu (HHBK), maka tingkat kesejahteraannya yang berpenghasilan rendah sebesar 61,54%, berpengasilan cukup…Read more Kondisi Ekologi, Ekonomi dan Sosial Wilayah Kelola SHK Lestari di Tahura Wan Abdul Rachman

Petani dan Pengetahuan Tentang REDD

Pemahaman anggota SHK Lestari Desa Hurun, Kab.Pesawaran, Provinsi Lampung tentang cadangan carbon dan perannya dalam mengurangi gas rumah kaca (REDD) serta merta mengikuti dibenaknya, begitu mengiktui dengan tekun akftifitas riset carbon stok. Kegiatan riset cadangan carbon di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman, khususnya di wilayah kelola SHK Lestari yahun 2010, melibatkan anggotanya dalam jumlah…Read more Petani dan Pengetahuan Tentang REDD